Etnopedagogi: Tradisi Oko Mama (Sirih Pinang) Kajian Budaya dan Pendidikan Lokal di NTT:
Tradisi Oko Mama menghadapi tekanan nyata dari modernisasi, urbanisasi dan pergeseran gaya hidup digital yang membuat generasi muda NTT semakin jauh dari praktik budaya leluhur mereka. Perubahan ini tidak hanya menggeserkan Oko Mama dari kebiasaan sehari-hari menjadi sekedar simbol identitas yang muncul di momen-momen tertentu, tetapi juga memutus rantai pewarisan nilai yang selama ini berjalan melalui interaksi langsung dalam keluarga dan komunitas
adat. Namun demikian, buku ini menegaskan bahwa modernisasi bukanlah ancaman mutlak, karena justru teknologi digital dapat menjadi alat pelestarian yang kuat apabila dimanfaatkan secara bijak oleh generasi muda. upaya revitalisasi yang efektif membutuhkan strategi yang menyentuh empat dimensi sekaligus yakni pendidikan, komunitas, teknologi, dan kebijakan agar nilai-nilai luhur Oko Mama seperti penghormatan, kebersamaan, musyawarah, dan tanggung jawab komunal dapat terus hidup secara bermakna. Pada akhirnya, keberlangsungan tradisi Oko Mama bukan sekedar tanggung jawab moral komunitas adat, melainkan investasi kolektif bagi masa depan masyarakat NTT yang lebih berakar dan berkarakter kuat.









Reviews
There are no reviews yet.