Mengemudi Ambisi:
Hidup bukan sekadar tentang menghindari kecewa atau mencurigai ambisi. Hidup adalah perjalanan mengenali diri sendiri—tidak kehilangan diri saat mengejar mimpi, berpikir lebih jernih, menyadari dorongan diri, memahami luka tanpa dipenjara olehnya.
Bergerak tanpa membenci diri sendiri, dan menerima bahwa tidak semua capaian hidup harus monumental untuk tetap bermakna.
Pada akhirnya, keutuhan manusia tidak benar-benar diuji saat ia sedang sendiri, namun justru saat ia hidup bersama manusia lain.
Karena itu buku ke-4, penutup semi-tetralogi ini, akan berkisah tentang perjuangan sebuah keluarga menjaga keutuhannya melalui kesadaran, kekecewaan, dan ambisi demi membangun manusia-manusia utuh di dalamnya.












Reviews
There are no reviews yet.