LA PADUPPAI DAENG PALAWA – SULEWATANG TIMBORO “Mundur Demi Tegaknya Harga Diri”

Brand :
Rp65.000
admin
  • Pertama terbit 2026
  • Hak Cipta Andi Fahri Makkasau

1 in stock

SKU: MSF-041 Categories: , , , Tags: , , , ,
Author: Andi Fahri Makkasau

LA PADUPPAI DAENG PALAWA:

Di tengah tekanan kolonial Hindia Belanda yang semakin merangsek ke Sulawesi Selatan, sebuah negeri kecil bernama
Timboro memilih jalan yang tak lazim. Ia tidak mengangkat senjata, tidak pula tunduk sepenuhnya. Negeri ini bertahan dengan sesuatu yang jauh lebih sulit ditaklukkan: siri’—harga diri Bugis.
Dari tanah inilah lahir La Paduppai Daeng Palawa, seorang bangsawan yang dibesarkan oleh tradisi ksatria dan dididik dalam rapat-rapat sunyi adat. Ia mewarisi etos kehormatan dari para leluhurnya—La Pottokati Datu Baringeng, La Makkasau, dan La Barania Daeng Palallo—yang mengajarkan bahwa kekuasaan boleh dilepas, tetapi martabat tidak pernah boleh dijual.
Ketika kolonialisme datang bukan dengan senjata, melainkan dengan bujukan jabatan, gaji, dan fasilitas, La Paduppai dihadapkan pada pilihan yang paling sulit: bertahan dalam kekuasaan dengan menunduk, atau mundur demi tegaknya harga diri. Konflik

semakin tajam ketika politik divide et impera Belanda menempatkan adik kandungnya sendiri sebagai penguasa administratif di atasnya.
Dalam keputusan yang sunyi namun mengguncang, La Paduppai memilih menepi. Ia melepaskan jabatan, tetapi justru menemukan bentuk kepemimpinan yang lebih kuat— kepemimpinan moral yang hidup di hati rakyatnya. Timboro pun menjelma menjadi simbol perlawanan batin: wilayah yang “kepala batu”, sulit dijinakkan, dan menolak dijajah secara nilai.
Novel ini bukan kisah perang, melainkan kisah keberanian menjaga batas. Bukan tentang perebutan Takhta, tetapi tentang makna kepemimpinan sejati. Sebuah refleksi mendalam tentang kolonialisme, adat, dan pilihan manusia ketika kehormatan dipertaruhkan.
Karena dalam sejarah Bugis, ada kemenangan yang tidak dicapai dengan menaklukkan, melainkan dengan berani berkata tidak.
Dan siri’— tak pernah mati.

Weight 200 g

Reviews

There are no reviews yet.

Only logged in customers who have purchased this product may leave a review.

Vendor Information

  • Address:
  • No ratings found yet!