Jangan Pura-Pura Mengajar:
Ada yang tidak beres dalam pendidikan kita.
Kelas tetap berjalan. Administrasi lengkap. Nilai tersusun rapi. Spanduk visi-misi terpampang megah. Foto kegiatan memenuhi media sosial.
Namun di balik semua itu, ada sesuatu yang perlahan hilang: makna.
PURA-PURA MENGAJAR adalah gugatan terhadap kepura-puraan yang terlalu lama dianggap wajar. Tentang guru yang hadir tanpa kesadaran. Tentang sekolah yang sibuk menjaga citra. Tentang sistem yang lebih mencintai laporan daripada pembelajaran.
Buku ini berbicara tentang guru administratif dan guru substantif. Tentang estetika mengajar yang menipu. Tentang generasi yang dididik tanpa arah. Tentang ruang kelas yang hidupnya hanya di atas kertas.
Ini bukan buku yang nyaman., Ia akan menampar, menyinggung, dan membuat tidak tenang.
Karena pertanyaan yang diajukan terlalu jujur untuk dihindari: Apakah kita benar-benar mendidik?
atau hanya menjalankan sandiwara yang terlihat seperti pendidikan? Jika pendidikan terus dijalankan setengah hati, maka yang kita wariskan bukanlah masa depan, melainkan kekosongan yang dibungkus formalitas.
Buku ini bukan untuk menyalahkan.
Buku ini untuk membangunkan.
Sebab masa depan tidak layak diperlakukan dengan kepura-puraan.









Reviews
There are no reviews yet.