Sisa Kemarin Sebelum Esok: Kita semua adalah pengumpul sisa-sisa. Sisa percakapan yang tak selesai, sisa aroma hujan di beranda, hingga sisa luka yang kita simpan rapat di bawah bantal. Kadang kita terlalu sibuk berlari menjauh, hingga lupa bahwa penyembuhan tidak dimulai dari melupakan, melainkan dari keberanian untuk duduk bersimpuh dan berdamai dengan semua yang telah usai.
Melalui “Sisa Kemarin Sebelum Esok”, Asrul Sani Dg. Pahata (Arul Virgo) tidak sedang menawarkan peta yang sempurna menuju bahagia. Ia justru mengajakmu masuk ke dalam “Ruang Antara”, sebuah tempat di mana sunyi menjadi bahasa, dan ketidakpastian menjadi kawan bicara.
Buku ini adalah perjalanan melintasi kabut pikiran, membedah filosofi di balik jatuhnya sehelai daun, hingga menemukan cahaya kecil di celah pintu sebelum fajar esok menyapa.
Untukmu yang sedang berjuang menembus kabut, masuklah…!! Sebab terkadang, rumah yang kita cari justru tersembunyi di balik hal-hal yang pernah kita anggap sudah mati.










Reviews
There are no reviews yet.