Sejarah Nusantara Islam: Pernahkah Anda merenung: mengapa Islam di Indonesia berbeda? Begitu damai, begitu akrab dengan budaya, dan tak pernah kehilangan wajah ramahnya? Buku ini adalah jawabannya. Bukan sekadar catatan masa lalu, Sejarah Islam Nusantara mengajak Anda menyelami kisah masuknya Islam ke tanah air bukan sebagai penakluk asing, melainkan sebagai tamu yang berdansa dengan kearifan lokal. Hasilnya? Wajah keberagamaan yang moderat, toleran, dan adaptif, yang hingga kini membentuk identitas bangsa. Semuanya berawal dari Jalur Rempah dan Jalur Sutra. Dari Barus dan Perlak pada abad ke-7 hingga ke-9 M, jejak Muslim pertama mulai terukir. Anda akan diajak menelusuri berbagai teori masuknya Islam: Makkah, Gujarat, Persia, hingga Cina.
Buku ini juga mengupas tuntas: Kerajaan-kerajaan besar: Samudera Pasai, Malaka, Aceh Darussalam, hingga Mataram Islam.
Strategi dakwah Wali Songo yang cerdas dan penuh cinta lewat seni, budaya, dan keteladanan.
Perlawanan terhadap kolonialisme yang dipicu semangat jihad: Perang Diponegoro, Perang Padri, Perang Aceh, hingga Resolusi Jihad 1945.
Islam era modern: kebangkitan pesantren, lahirnya Muhammadiyah dan NU, NW, serta konsep Islam Wasathiyah yang mendunia.
Pada akhirnya, buku ini menyadarkan kita bahwa Islam Nusantara adalah rahmat bagi semesta sebuah warisan yang wajib dirawat, terutama di tengah derasnya era digital dan kecerdasan buatan.
Untuk Anda yang ingin memahami mengapa Islam Indonesia begitu khas dan mengapa dunia perlu mencontohnya.










Reviews
There are no reviews yet.